Pantau Paket Pekerjaan, Bupati Suwirta Ingatkan OPD Persiapan Pemasangan Anggaran Supaya Lebih Matang

Dalam rangka melihat perkembangan paket pekerjaan hingga bulan September 2019, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi kantor Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten klungkung, Senin (16/9). Kehadiran Bupati Suwirta di sambut Kepala Bagian Ida Bagus Wirawan dan seluruh Kelompok Kerja  (Pokja) yang berjumlah empat, diruang rapat kantor Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Ida Bagus Wirawan mengatakan dari keseluruhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, semua OPD sudah menanyangkan paket pekerjaan di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Paket pekerjaan yang telah masuk SIRUP per tanggal 12 September 2019 sebanyak 83 paket . Sedangkan  jumlah paket yang sedang proses di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) sebanyak 7 paket serta paket yang sudah selesai diproses berjumlah 64 paket. Untuk paket pengadaan langsung (PL)atau non tender berjumlah 353 paket dengan total pagu Rp27 miliar. Terdiri 12 paket yang sedang diproses dan sebanyak 341 paket telah selesai proses.

Namun dari 83 paket pekerjaan yang non PL, terdapat 3 pekerjaan yang  tidak ditenderkan. Diantaranya pekerjaan belanja modal gedung untuk pos jaga balawista dikarenakan lokasi pembangunannya belum ditentukan. Selain itu dua paket pekerjaan dari Dinas Perhubungan yakni pengadaan pagar pengaman jaland di Kutampi Ponjok dan Tanglad Nusa Penida serta pengadaan rambu lalu lintas di Nusa Penida. Menurut Kabag Ida Bagus Wirawan, hal ini dikarenakan anggarannya dikurangi di Angagaran Perubahan.

Mendapat penjelasan demikian, Bupati Suwirta mengingatkan seluruh OPD supaya pemasangan anggaran melalui perencanaan dan persiapan yang matang. Sehingga ketika anggaran sudah dipasang tidak akan gagal akibat SDM maupun lokasi yang ditentukan belum siap. Kepada seluruh Pokja Bupati Suwirta juga mengingatkan untuk proaktif, rajin berkomunikasi supaya pekerjaan cepat dilakukan dan mengurangi keterlambatan. Walaupun proses tender selesai seluruh pokja supaya melihat kembali dokumen lelang  dan melakukan evaluasi terhadap OPD yang lambat menayangkan paket pekerjaan.*