Bupati Suwirta Bagi Pengalaman Pada Kuliah Umum Unwar Denpasar

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Pasca Sarjana Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP), Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar, Rabu (02/09/2019).

Saat memberikan materi, Bupati Suwirta memberikan motivasi mahasiswa yang hadir serta menjelaskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Klungkung dan capaian-capaian yang telah diraih Pemkab Klungkung di bawah kepemimpinannya. Satu diantaranya soal pelayanan publik.

Bupati Suwirta menyampaikan sejumlah upaya yang dilakukannya sejak awal memimpin Kabupaten Klungkung hingga saat ini, mulai reformasi birokrasi sebagai upaya peningkatan disiplin PNS dan pelayanan prima terhadap masyarakat, pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, infrastuktur, keagamaan dan sosial hingga upaya menjemput aspirasi masyarakat melalui Program Bedah Desa bersama para pejabat di lingkungan Pemkab Klungkung.

“Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Klungkung dalam memberikan pelayanan. Saya Selaku Bupati akan selalu memberikan yang terbaik tetapi bukan menjadi yang terbaik,” ujar Bupati Suwirta.

Didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Bupati asal Nusa Ceningan ini telah menciptakan program aksi Gema Santi. Dimana didalam program aksi gema santi terdapat berbagai inovasi-inovasi seperti TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat), BIMA JUARA (Beli Mahal Jual Murah), Kriss (Kring Sehat), Klungkung Mesadu dan lainnya.

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana Universitas Warmadewa Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P  mengatakan, kuliah umum merupakan materi tambahan diluar kurikulum yang harus diberikan kepada mahasiswa MAP Unwar. Apalagi menyangkut masalah administrasi dan kebijakan publik yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kemajuan suatu Daerah. Kabupaten Klungkung dibawah kepemimpinan I Nyoman Suwirta, dikatakan telah melahirkan kebijakan dan layanan publik yang inovatif, sehingga pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat klungkung sangat memuaskan. Melalui kuliah umum ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan pembelajaran kepada mahasiswa MAP maupun mahasiswa FISIP Unwar terkait dengan kebijakan dan layanan publik. “Manfaatkan kuliah umum ini untuk menambah ilmu pengetahuan,”ujarnya.

Dalam kegiatan untuk menambah wawasan mahasiswa ini juga melibatkan pembicara lain dari Direktur Eksekutif Institute Peace & Democracy I Ketut Putra Erawan, Ph.D dengan materi mengenai Kebijakan Publik di Negara-negara Maju.*