Bupati Suwirta Ajak Generasi Seniman Muda Berkarya

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta menghadiri Puncak Perayaan HUT Sanggar Seni Kayonan Klungkung yang ke-27 Tahun di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Sabtu (25/1) malam. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra, Pengelingsir Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Semaraputra, para Seniman dan pendiri Sanggar serta para Alumni Sanggar Seni Kayonan dan undangan lainnya.

Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan, Sanggar Kanyonan sudah sangat berkontribusi terhadap Pemkab Klungkung dalam setiap pementasan seni yang ada di Kabupaten Klungkung. Bupati Suwirta berharap Sanggar Kayonan dan Sanggar seni yang ada di Klungkung agar menciptakan regenerasi seniman muda untuk meneruskan seni yang ada di Klungkung dan menciptakan karya seni yang baru untuk kemajuan seni dan menampilkan seni-seni yang moderen.

Pihaknya juga mengatakan tugas sanggar seni tiada lain membina dan melatih generasi muda yang memiliki bakat seni, menjadikan seniman muda yang trus berinovasi, sesuai dengan spririt gema santi. "Saya bukan seniman, tapi saya pecinta seni, kesini ngopi sambil bertukar fikiran ke ruangan saya," ajak Bupati Suwirta dihadapan seniman muda Klungkung

Pendiri sekaligus pencetus Sanggar Seni Kayonan Klungkung, I Dewa Alit Saputra berharap di hari Ulang Tahun ke 27 ini sanggar kayonan bisa lebih berkontribusi terhadap Klungkung dan bisa melahirkan lebih banyak seniman muda. "sanggar ini kami rintis dari nol, sehingga mampu berkembang sampai saat ini. Saya ucapkan terimakasih kedapa semua pihak yang sudah mendukungnya," ujar I Dewa Alit Saputra

Sementara itu, Laporan Ketua Panitia HUT, I Gusti Made Suarjana mengatakan Perayaan HUT Sanggar Seni Kayonan Klungkung Ke 27 ini mengambil tema "Anjali Nguni Gumi" yang artinya seni persembahan warisan Bali lawas. Adapun rangkaian acaranya terdiri dari acara ujian kenaikan tingkat yang diikuti oleh anak-anak didik sanggar seni kayonan klungkung, kemudian lomba tari jauk dan mekendang tunggal tingkat umum se-Bali.

Pihaknya juga menambahkan adapun peserta ujian kenaikan tingkat dengan 6 katagori yakni, Tari Puspanjali, Tari Pendet, Tari Condong, Tari Legong, Tari Wirayuda, Tari Jauk Tunggal dan lomba Mekendang Tunggal. Sedangkan untuk peserta mekendang tunggal sejumlah 3O orang dan peserta tari jauk manis sejumlah 30 orang. "Lomba tari jauk manis dan mekendang tunggal sudah dimulai pada tanggal 19 Januari 2020, sedangkan ujian kenaikan tingkat berlangsung pada tanggal 24 januari 2020 dan pada tanggal 25 Januari 2020 yakni perlombaan tari jauk manis dan mekendang tunggal," ujar I Gusti Made Suarjana.*

SALAM GEMA SANTI